Akibat Curah Hujan yang Tinggi SMPN 1 Ciruas Terendam Banjir

Akibat Curah Hujan yang Tinggi SMPN 1 Ciruas Terendam Banjir

Akibat curah hujan yang tinggi, ruang kelas, ruang guru, lapangan depan, dan musola di SMP

Negeri 1 Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten kembali digenangi air dan membuat kegiatan belajar mengajar (KBM) terganggu.

Letak dataran SMP Negeri 1 Ciruas berada di bawah jalan raya utama Jakarta-Serang dan posisi paling rendah sehingga air terpusat di bagian depan sekolah.

Selain itu, penyebab lainnya adalah tidak ada saluran pembuangan air, sehingga berkali-kali sekolah ini kebanjiran.

Kepala SMP Negeri 1 Ciruas Tete Supriyadi, Senin (18/2) mengatakan bahwa banjir

yang terjadi di SMP Negeri 1 Ciruas sudah sering terjadi sejak setahun yang lalu. Hal itu sudah diantisipasi melalui pencegahan-pencegahan seperti membuat kolam penampungan air dan mesin sedot air.

Debit air kali ini cukup besar dan curah hujan yang lama, membuat genangan air sulit untuk surut. Walapun dengan dua mesin sedot dan tiga kolam penampungan air.

“Pada saat banjir datang, saya langsung melaporkan pada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten

Serang Asep Nugrahajaya, beliau merespon bahkan langsung memohon bantuan dari BPBD Kabupaten Serang untuk memberikan penyedot air tambahan,” kata Tere.

Namun demikian, kenyataan di lapangan janji BPBD Kabupaten Serang untuk memberikan bantuan penyedot air belum terlaksana.

“Dari hari kemarin sampai pagi ini tidak ada dan tidak ada realisasinya,” katanya.

 

Sumber :

https://www.kakakpintar.id/