Kamera di Aplikasi Google Translate Bisa Deteksi 88 Bahasa

Kamera di Aplikasi Google Translate Bisa Deteksi 88 Bahasa

Google Translate

Erdf-masters-kart.Com – Kraków – Kamera pada aplikasi Google Translate kini dibekali fitur deteksi bahasa otomatis.

Fitur ini, sebagaimana dikutip dari Engadget, Senin (15/7/2019), mampu mendeteksi 88 bahasa mulai dari bahasa negara-negara di Eropa hingga Afrika dan Asia.

Cara kerjanya

Cara kerjanya sederhana; pengguna hanya perlu mengarahkan kamera ke objek yang memuat tulisan. Kemudian aplikasi Google Translate secara otomatis akan mendeteksi bahasa dari tulisan itu dan menampilkan hasil terjemahannya.

Bagi mereka yang sering bepergian ke luar negeri, fitur ini akan sangat berguna. Misalnya, untuk membaca menu saat memesan makanan di restoran atau membaca nama jalan atau petunjuk jalan.

Teknologi di balik fitur ini adalah Neural Machine Translation (NMT). Pemakaian NMT untuk kamera pada aplikasi Google Translate berawal pada 2015. Sementara penggunaan NMT untuk Google Translate versi web dimulai sejak 2016.

Neural Machine Translation

Neural Machine Translation merupakan pendekatan penerjemahan yang menggunakan jaringan saraf tiruan yang besar untuk memprediksi kemungkinan urutan kata-kata, sering kali juga dalam bentuk kalimat utuh.

Dibandingkan dengan Statistical Machine Translation (SMT), yang memakan lebih banyak memori dan waktu, NMT melatih bagian-bagiannya untuk memaksimalkan performa. Dengan demikian, NMT dapat mengungguli pendekatan penerjamahan tradisional.

NMT diklaim

Soal akurasi, NMT diklaim dapat mengurangi tingkat kekeliruan dari 55 hingga 85 persen pada pasangan bahasa sumber dan bahasa terget tertentu. Selain untuk Google Translate versi aplikasi dan web, Google juga telah menggunakan NMT pada Google Lens.

Sebagai perbandingan, pada pertengahan 2018 lalu LinkedIn memperkenalkan fitur terjemahan. Jumlah bahasa yang didukung jejaring profesional ini mencapai 60 bahasa.

Artikel terkait :