Mendikbud Buka KONKERNAS III PGRI

Mendikbud Buka KONKERNAS III PGRI

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Anies Baswedan

membuka dengan resmi Konferensi Kerja Nasional (KONKERNAS) III PGRI masa bakti XXI tahun 2016, yang ditandai dengan pemukulan gong, berlangsung di Gedung Islamic Center Ambon Jumat malam (29/1/2016).

Didepan 700 peserta dari seluruh Indonesia Mendikbud katakan, PGRI sebagai organisasi yang istimewa, dimana pengurus dan anggotanya memiliki Komitmen serta Solidaritas dan Soliditas yang tinggi, mampu dijewantakan serta mampu memberi manfaat untuk Guru, Pendidikan Bangsa dan Negara, sehingga terdorong untuk mengabdi dan membangun Negeri.

“Marilah kita bersama pemerintah daerah, memajukan pendidikan

dengan meningkatkan kualitas guru,”kata Menteri, sambil instruksikan kepada seluruh pengurus PGRI di Provinsi maupun Kabupaten/Kota, untuk membantu pemerintah daerah membangun pendidikan yang bermutu, sambil bersinergi guna membangun Bangsa Indonesia menjadi lebih baik.

Penegasan dan komitmen membantu pemerintah sangatlah penting, mengingat

berbagai persoalan pendidikan serta guru yang harus menjadi perhatian kita. Karenanya diharapkan, pendidikan dapat berkontribusi dalam membangun karakter bangsa, termasuk mampu menghasilkan manusia luhur yang dapat menjadi pemimpin masa depan yang menjanjikan, serta pemimpin demokratis yang mau mengerti persoalan rakyat dan dapat berimpati, memiliki hati nurani yang berkarakter murni.

Terkait dengan itu, PGRI diingatkan untuk berusaha mewujudkannya, dimana isi perjuangan yakni mewujudkan guru yang professional sejahtera dan terlindungi, dan harus ada keseimbangan antara peningkatan profesionalitas dan kesejahteraan, karena inilah semangat Undang-Undang Guru dan Dosen.

Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff dalam sambutannya mengatakan, Maluku akan dijadikan Laboratorium kehidupan umat beragama terbaik di-Indonesia dan Kota Ambon kota yang paling aman di Indonesia, dimana Biro Pusat Statistik merilis, Provinsi Maluku mempunyai tingkat kebahagiaan paling tinggi di Indonesia.

Kemajuan peradaban suatu Bangsa, sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan bangsa tersebut, dan kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru, karena merupakan salah satu komponen pendidikan yang memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran di sekolah.

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mengisyaratkan, kedudukan guru sebagai tenaga professional, berfungsi untuk meningkatkan martabat serta peran guru sebagai agen pembelajaran, dalam rangka peningkatan mutu pendidikan Nasional.

Ketua Umum Pengurus Besar PGRI DR. Sulistiyo berharap, KONKERNAS kali ini selain laporan kegiatan dan keuangan tahun 2015, juga menyusun program kegiatan, serta anggaran pendapatan belanja organisasi tahun 2016, juga membahas berbagai persoalan pendidikan dan guru berdasarkan temuan dari seluruh Provinsi di Indonesia.

Melalui tema KONKERNAS, “Meningkatkan Solidaritas dan Soliditas PGRI Sebagai Organisasi Profesi Guru Yang Kuat dan Independen Untuk Pendidikan Bermutu, maka para guru dan tokoh pendidikan berjuang agar organisasi guru cukup satu saja, dengan anggotanya para guru diseluruh Indonesia dan para lulusan sekolah guru.

Harapannya, KONKERNAS PGRI III ini dapat melahirkan motivasi untuk mengabdi membangun negeri bersama pemerintah dan pemerintah daerah memajukan pendidikan, dengan meningkatkan kualitas guru, sekaligus diinstruksikan kepada pengurus provinsi dan kabupaten/kota untuk membantu pemerintah membangun pendidikan yang bermutu.(TM04)

 

Sumber :

https://balikpapanstore.id/sejarah-g30s-pki/