Table of Contents

Modal Asing

Modal Asing

Modal Asing

A. Modal Asing jangka pendek
Hutang atau modal asing pendek adalah kredit rekening Koran, kredit penjual, kredit pembeli, dan kredit wesel.
1. Kredit Rekening Koran
Kredit rekening Koran adalah kredit yang diberikan oleh bank kepada perusahaan dengan batas plafond tertentu, yang oleh perusahaan tidak diambil sekaligus tetapi sebagian demi sebagian sesuai dengan kebutuhannya dan bunga yang dibayar hanya terhadap jumlah uang yang telah diambil saja, meskipun perusahaan meminjam lebih dari jumlah tersebut. Biasanya bank dalam memberikan kredit rekening koran mengikat perusahaan dengan berbagai syarat atau klausul tertentu : Keuntungan dan Kekurangan Kultur Jaringan
2. Kredit Penjual
Kredit penjual merupakan kredit perniagaan dan kredit ini terjadi apabila penjualan produk dilakukan secara kredit. Salah satu bentuk dari kredit penjual adalah beli sewa.
3. Kredit Pembeli
Adalah kredit yang diberikan oleh pembeli kepada penyedia bahan mentahnya atau barang lain.
4. Kredit Wesel
Kredit wesel ini terjadi apabila suatu perusahaan mengeluarkan surat pengakuan hutang yang berisikan kesanggupan untuk membayar sejumlah uang tertentu kepada pihak tertentu pada saat tertentu (Promes) dan setelah ditanda-tangani surat tersebut dijual.
Bagi pihak yang membeli promes, surat hutang itu disebut Wesel Tagih dan bagi pihak yang mengeluarkan promes itu disebut wesel bayar.
B. Modal Asing/Hutang Jangka Menengah
Bentuk utamanya adalah :
1. Term Loan
Adalah kredit usaha dengan umur lebih dari satu tahun dan kurang dari 10 tahun. Term loan ini biasanya diberikan oleh bank dagang, perusahaan asuransi, penyedia atau manufaktur.
2. Leasing
Leasing atau sewa guna usaha adalah setiap kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyediaan barang – barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan untuk jangka waktu tertentu.
C. Modal Asing/Hutang Jangka Panjang
Adapun jenis utamanya adalah :
1. Pinjaman obligasi
Jangka waktunya didasarkan pada :
a. Jangka waktu pinjaman kredit hendaknya disesuaikan dengan jangka waktu penggunaannya dalam perusahaan.
b. Jumlah angsuran harus disesuaikan dengan jumlah penyusutan dari aktiva tetap yang dibelanjai dengan kredit obligasi.
Apabila system pelunasannya sekaligus disebut SINKING FUNDS SYSTEM sedang kalau berangsur-angsur disebut AMORTIZATION SYSTEM.
Pelunasan pinjaman obligasi dapat diambil dari :
  • Penyusutan aktiva tetap yang dibelanjai dengan pinjaman obligasi
  • Keuntungan