Pantai Cantik dari Kebumen

Pantai Cantik dari Kebumen

Kebumen memiliki beragam pantai yang mempesona

Salah satunya pantai Menganti yang berada di Desa Karangduwur, kecamatan Ayah Kebumen. Yuk, ke sini.

Yang suka wisata ke pantai, maka wajib datang ke Kebumen. Salah satu kabupaten di propinsi Jawa tengah ini, memiliki pesona wisata pantai yang memikat. Soalnya, kota berlambang burung walet yang berada di antara Kabupaten Banyumas dan kabupaten Purworejo ini, dilewati oleh jalur pantai laut selatan. Salah satunya pantai Menganti.

Nah, kali ini, saya akan mengajak teman-teman untuk mengunjungi pantai Menganti, salah satu pantai yang paling primadona di Kebumen. Pantai yang terletak di Desa karangduwur, kecamatan Ayah Kebumen, memang menyajikan paket komplit.

Mulai dari pantai yang berpasir putih

bukit, lembah, dan karang-karang besar, Ditambah lagi, banyak tersedia untuk wahana selfie. Namun memang sih, perjalanan menuju ke pantai Menganti tidak bisa dibilang mudah. Jalanan menuju ke berkelok dan terjal. Harus ektra hati-hati saat berkendaraan di sana.

Tapi percayalah, semua itu akan terbayar lunas, saat teman-teman telah sampai di pantai yang masuk top 10 wisata Kebumen ini. Sebelum sampai di lokasi, teman-teman akan melewati pintu gerbang dulu. Wajb mampir untuk membeli tiket seharga 12.500 rupiah. Ini sudah tiket komplit, ya. Terdiri dari tiket masuk, tiket wahana selfie, termasuk tiket parkir motor.

Sedangkan untuk yang membawa mobil, tiket parkir akan disesuaikan

Sebelum sampai lokasi, harus melewati lagi jalan berkelok dan menanjak. Tapi semua akan tersingkirkan dengan pemandangan alam sekitar yang menakjubkan.

Jadi teman-teman tidak perlu tergesa-gesa memacu kendaraan, agar puas memandang alam dan akan tersimpan di dalam hati dan jiwa. Sedaaap.. hehehe. Begitu masuk lokasi, teman-teman akan melewati tempat pelelangan ikan dan rumah-rumah makan yang menunya didominasi oleh sea food. Nah, bagi yang membawa kendaraan mobil, wajib berhenti dan parkir kendaraan di sini.

Lalu menunggu mobil wisata yang akan akan membawa teman-teman sampai di lokasi. Sedangkan bagi teman-teman yang naik motor, bisa terus melajukan motor sampai ke atas. Nanti parkirnya di atas sana. Nah, di belakang pelelangan ikan dan warung-warung itu, di sanalah pantainya yang berpasir putih. Jadi teman-teman boleh ke pantainya dulu, baru ke bukitnya. Atau bisa ke bukitnya dulu, baru ke pantainya.

Tapi kalau saya, ke bukitnya dulu. Nanti main air belakangan hehehe. Inilah saatnya yang ditunggu-tunggu. Begitu sampai di lokasi, teman-teman langsung disajikan oleh pemandangan bukit hijau yang sejuk di mata, sekaligus sejuk di hati. Dari atas bukit, teman-teman bisa memandang lautan lepas berpayung langit biru dan awan putih. Deburan ombak yang menepi, lalu menghantam karang yang berada di tepi, menambah suasana makin mantap.

Apalagi nih, di atas bukit disediakan juga saung-saung

Cukup merogoh kocek sebesar 10 ribu rupiah, maka teman-teman bisa duduk santai, memandang suasana indah pantai Menganti. Foto-foto selfie wajib. Mau tiduran melepas lelah sebentar juga bisa. Asal jangan bablas ketiduran hahaha.

Puas memandang pantai Menganti plus selfie-selfie, waktunya menikmati panorama alam pantai Menganti dari sisi lain. Teman-teman bisa berjalan menyusuri jalanan yang sudah berpaving blok. Pertama saya ajak dulu teman-teman ke jembatan Merah. Sesuai namanya, memang ada jembatan yang berwarna merah di sana. Panorama juga sangat indah. Juga tersedia saung-saung.

Di area Jembatan Merah ini, selain teman-teman bisa selfie di jembatan merah, juga batu-batu di bawah jembatan sangat bagus untuk latar selfie. Selain itu, ada tontonan menarik saat ombak menghantam baru karang, lalu berpencar ke udara. Saat melanjutkan kembali perjalanan.

Tapi bagi teman-teman yang mau isi perut, boleh mampir ke warung-warung yang berada di sekitar pantai Menganti. Mau menikmati tempe mendoan dengan cocolan sambal kecap cabe rawit juga boleh. Mau lotek atau sekedar membeli minuman juga boleh. Bonusnya, makan sambil menikmati pemandangan indah pantai Menganti.

Perut sudah kenyang dan cukup istirahat, saatnya bergegas menuju Lembah Menguneng. Namanya juga lembah, jadi suasananya sangat hijau. Lalu di bawah lembah ini, ada pantai kecil yang ikonnya batu karang berlubang. Eits.. jangan sampai tergoda ingin berenang. Soalnya dilarang.

Area Pantai Menganti ini lumayan luas, teman-teman. Jadi siapkan energi prima agar bisa menjelalah seluruh area pantai Menganti. Dan menikmati aneka makanan sea food adalah cara ampuh untuk menambah energi. Yuuuuhu..

Saatnya mencari tempat makan. Seperti yang saya tulis di atas, di pantai Menganti ini banyak warung makan sea food. Dan karena ada pelelangan ikan, dijamin ikannya masih segar. Apalagi diolah dadakan begitu teman-teman pesan. Makin mantap sambil makan, menikmati pantai Menganti. Sudah kenyang, saat turun ke pantai yang berada di belakang warung-warung makan tadi.

antai Menganti ini memang spesial, karena pasirnya putih, sedangkan pantai-pamtai lain pasirnya hitam. Batu-batu karang menambah eksotis pantai Menganti. Tampak di tepi berjejer perahu-perahu nelayan. Rapi jali, dengan cat seragam berwarna biru. Lalu di bagian depannya, disusun ban-ban bekas yang dicor.

Mungkin maksudnya untuk menahan perahu, ya. Tapi yang jelas, di sini, sangat bagus untuk selfie sambil menunggu sang surya tenggelam di ufuk barat. Apalagi sunset di pantai Menganti ini sangat indah.

Menjelajah Pantai Menganti memang menyenangkan dan seru. Dan bila teman-teman belum puas menjelalah, boleh kok menginap, karena di sekitar ada penginapan. Pastinya kan, ada sensasi berbeda menikmati pantai pada malam hari hehehe. Bagaimana perjalanan saya di pantai Menganti? Seru kan.

Makanya teman-teman yang pas berada di kebumen, jangan lupa mampir ke pantai Menganti. Dijamin, akan mendapatkan sensasi berwisata yang akan terus terkenang di hati dan jiwa. Mantap hahaha. Selamat berwisata.


Baca Artikel Lainnya: