Ratusan Kepsek Belum Kantongi Sertifikat Kompetensi

Ratusan Kepsek Belum Kantongi Sertifikat Kompetensi

Kepala sekolah (kepsek) di Kota Bekasi masih banyak yang belum mengantongi

sertifikat kompetensi. Padahal, kepsek memiliki peran penting untuk meningkatkan mutu sekolah.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Bekasi, dari 961 kepala sekolah tingkat SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, yang mengantongi sertifikat kompetensi berjumlah 733 kepala sekolah. Artinya masih ada 228 kepala sekolah yang belum mengantongi sertifikat kompetensi dari lembaga pengembangan dan pemberdayaan kepala sekolah (LP2KS).

Namun Kepala Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan pada Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Junaidi, belum bisa dimintai penjelasan terkait masih banyaknya guru yang belum mengantongi sertifikat kompetensi tersebut.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Jatikramat 1 Kota Bekasi, Sanusi mengungkapkan, sertifikat kompetensi penting untuk dimiliki oleh kepala sekolah. Menurut dia, tak sulit untuk mendapatkan sertifikat kompetensi tersebut.

“Sertifikasi tidak susah untuk didapatkan apabila kita ikuti semua prosedur yang ada

, ditunjang dengan kompetensi yang kita miliki,” ujar Sanusi, kemarin.

Sertifikat kompetensi wajib dimiliki oleh guru ditiap jenjang satuan pendidikan. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Bekasi, Ekowati mengungkapkan, kewajiban memiliki sertifikat kompetensi bagi kepala sekolah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai kepsek. Menurutnya, pelatihan akan dilakukan di tingkat provinsi.

“Kepala sekolah yang belum memiliki sertifikat kompetensi, mereka wajib memiliki

. Karena itu adalah salah satu syarat menjadi kepala sekolah,” terangnya.

Lebih lanjut, Ekowati mengatakan, pada tahun ini bagi kepsek yang belum memiliki sertifikat Nomer Unik Kepala Sekolah (NUKS) masih memiliki kesempatan mengikuti penguatan kepsek. Sementara jika kepsek yang belum mendapatkannya harus menunggu panggilan dari Dinas Pendidikan Provinsi.

Ia menegaskan, pada tahun depan seluruh kepsek harus memiliki sertifikat kompetensi. Pasalnya, kepsek yang belum memiliki NUKS akan berdampak pada jalannya satuan pendidikan, seperti tidak turunnya sertifikat, serta penginputan Dapodik untuk pembayaran dana Bantuan Operasional Sekolah

 

Sumber :

https://ruangseni.com/