Table of Contents

SUMBER PENAWARAN MODAL

SUMBER PENAWARAN MODAL

SUMBER PENAWARAN MODAL

  1. Sumber Penawaran Modal Menurut Asalnya
  2. Sumber Intern (Internal Sources)

Modal ini dihasilkan sendiri dalam perusahaan.

Sumber Intern yang utama dalam perusahaan adalah laba yang ditahan dan akumulasi penyusutan. Besarnya laba yang ditahan selain tergantung pada laba yang diperoleh pada periode tertentu juga tergantung pada dividend policy dan plowing-back policy. Pelaksanaan plow-back policy didasarkan pada pedoman sebagai berikut :

  1. Plow Back hendaknya dijalankan selama dapat diinvestasikan dengan rate of return yang lebih tinggi daripada Cost of Capital-nya.
  2. Plow Back hendaknya dapat menstabilisasikan deviden.
  3. Plow Back hendaknya merupakan persiapan untuk menghadapi keadaan darurat atau ekspansi.

Dalam menahan laba, pada umumnya bertujuan untuk :

  1. Stabilisasi
  2. Investasi
  3. Memperbaiki struktur financial

Pada umumnya membuat cadangan bertujuan untuk :

  • Menjaga agar modal yang ditetapkan jangan sampai berkurang
  • Melunasi hutang
  • Memenuhi kebutuhan modal badan usaha yang makin meningkat
  1. Sumber Ekstern (External Sources)

Modal ini berasal dari luar perusahaan yakni dari para kreditur yang merupakan hutang bagi perusahaan dan disebut modal asing. Modal ini berasal pula dari pemilik perusahaan yang disebut modal sendiri. Maka modal yang berasal dari sumber ekstern terdiri dari modal asing dan modal sendiri.

Perbedaan kedua jenis modal tersebut adalah sebagai berikut :

Perbedaan
Modal AsingModal Sendiri
  1. Modal yang terutama memperhatikan kepada kepentingan sendiri yaitu kreditur.
  2. Modal yang tidak mempunyai pengaruh terhadap penyelenggaraan perusahaan.
  3. Modal dengan beban bunga yang tetap tanpa memandang adanya keuntungan atau kerugian.
  4. Modal yang hanya sementara turut bekerja sama dalam perusahaan.
  5. Modal yang dijamin, yang mempunyai hak preferent sebelum modal sendiri di dalam likuidasi.
  1. Modal utama tertarik dan berkepentingan terhadap kontinuitas, kelancaran dan keselamatan perusahaan.
  2. Modal yang dengan kekuasaannya dapat mempengaruhi politik perusahaan.
  3. Modal yang mempunyai hak atas laba sesudah pembayaran bunga kepada modal asing.
  4. Modal yang digunakan untuk jangka waktu tak terbatas/tertentu.
  5. Modal yang menjadi jaminan, dan haknya adalah sesudah modal asing di dalam likuidasi.
  1. Penyedia, Bank, dan Pasar Modal sebagai Sumber Dana Ekstern Utama
  2. Penyedia

Pada dasarnya pihak-pihak pemberi dana atau modal yang utama dapat digolongkan menjadi :

  1. Penyedia
  2. Bank
  3. Pasar modal

Penyedia memberikan dana pada suatu perusahaan di dalam suatu bentuk penjualan barang secara kredit bagi untuk jangka waktu yang pendek maupun jangka waktu menengah.

  1. Bank

Dalam dunia perbankan kita mengenal 3R dan 5C dalam pemberian kredit di samping syarat kredit yang biasa misalnya segi yuridisnya.

Pedoman 3R itu adalah :

  1. Returns: Menunjukkan hasil yang diharapkan dapat diperoleh dari penggunaan kredit.
  2. Repayment Capacity: Bank harus menilai kemampuan perusahaan untuk dapat melunasi pinjamannya pada saat kredit harus dilunasi.
  3. Risk Bearing Ability: Bank pun harus menilai apakah perusahaan mempunyai cukup untuk menanggung resiko kegagalan dengan penggunaan kredit tersebut.

Sedang pedoman 5C tersebut adalah :

  1. Character
  2. Capacity
  3. Capital
  4. Collateral
  5. Conditions
  1. Pasar Modal

Pasar modal dalam arti abstrak adalah tempat bertemunya penawaran dan permintaan dana jangka panjang.

Fungsi pasar modal adalah mengalokasikan secara efisien arus dana dari unit ekonomi yang mempunyai surplus tabungan kepada unit ekonomi yang mempunyai deficit tabungan. Pasar modal dalam bentuk konkritnya ialah bursa efek. Dalam rangka pelaksanaan pembentukan pasar modal yang dibentuk pemerintah tahun 1997 telah membentuk 3 badan yaitu :

  1. Badan Pembina Pasar Modal: Bertugas member pengarahan dan pertimbangan kebijaksanaan kepada Menteri Keuangan di bidang pasar modal.
  2. Badan Pelaksana Pasar Modal: Bertugas mengadakan penelitian dan penilaian keadaan perusahaan yang akan menjual sahamnya di bursa.
  3. PT. Danareksa: Bertugas melakukan pembelian saham di bursa pasar modal dan lalu menjualnya kepada masyarakat dalam bentuk pecahan saham kecil.

Untuk membantu pelaksanaan fungsi pasar modal secara efisien diperlukan adanya lembaga keuangan yang disebut Investmen Bank atau Underwriter Company yang prinsipnya akan menjadi perantara penyediaan dana-dana.

Fungsi Underwriter Company adalah :

  1. Risk bearing
  2. Menjual efek pada investor
  3. Advising
  4. Bersama dengan perusahaan yang mengeluarkan securities
  5. Stabilator pasar.

Lembaga keuangan yang telah diberi izin oleh Menteri Keuangan yaitu antara lain :

  1. Indovest
  2. PT. Bahana
  3. PT. Inter pacific
  4. MIFC
  5. ASEAM

Dalam surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia tersebut juga disebutkan usaha lembaga keuangan meliputi :

  1. Menghimpun dana dari masyarakat dengan jalan mengeluarkan saham.
  2. Membantu perusahaan dalam penerbitan surat berharga yakni :
  3. Mempersiapkan penerbitan dan penjualannya.
  4. Sebagai pinjaman atas terjualnya surat berharga yang bersangkutan.
  5. Menjualkan surat berharga yang diterbitkan oleh badan tersebut.
  6. Mengadakan penyehatan modal di dalam perusahaan-perusahaan dengan ketentuan bahwa penyehatan tersebut bersifat sementara sampai sahamnya dapat diperjual-belikan di pasar modal.
  7. Bertindak sebagai Broker dan Dealer surat-surat berharga.
  8. Memberikan garansi.
  9. Bertindak sebagai perantara bagi perusahaan :
  10. Dalam mendapatkan peserta untuk mengadakan joint venture
  11. Dalam mendapatkan tenaga ahli
  12. Untuk mendapatkan pinjaman baik dari dalam maupun dari luar negeri
  13. Memberikan nasehat-nasehat keahlian dalam bidang pembiayaan investasi dan manajemen.
Baca Juga :