Tujuan Dan Kegunaan Ilmu Sejarah

Tujuan Dan Kegunaan Ilmu Sejarah

Ilmu sejarah memiliki beberapa tujuan dan kegunaan dalam kehidupan manusia, antara lain :

 Tujuan Ilmu Sejarah

a. Untuk memenuhi rasa ingin tahu mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa lampau, tentang bagaimana deskripsi peristiwanya, mengapa peristiwa itu terjadi dan bagaimana akhir peristiwa itu, serta perkiraan implikasi atau dampak peristiwa tersebut terhadap bidang-bidang kehidupan lainnya.
b. untuk mengetahui lebih mendalam apakah sejarah itu suatu seni atau suatu disiplin ilmu. Profesor Charles A. Beard, dalam pidatonya selaku Presiden Perserikatan Ahli Sejarah Amerika, menyatakan bahwa sejarah sebagai disiplin ilmu dan sebagai seni. Kedua hal itu saling mengisi. Tetapi yang pasti bahwa, sejarah memiliki metode yang berilmiah. Berjuta-juta fakta sejarah dapat dipastikan secara meyakinkan baik bagi awam maupun bagi para ahli. ( H. Rustam E. Tamburaka, 5-6, 1999)

Manfaat Ilmu Sejarah

Manfaat ilmu sejarah terbagi menjadi dua macam, yaitu manfaat secara umum dan secara khusus antara lain :

Manfaat secara khusus

Adapun manfaat ilmu sejarah secara khusus, antara lain :
1) Sejarah sebagai kritik terhadap generalisasi ilmu-ilmu sosial
2) Permasalahan sejarah dapat menjadi permasalahan ilmu sosial
3) Manfaat yang dapat dipetik dengan mengetahui sejarah ialah kita akan dapat lebih berhati-hati agar kegagalan itu tak terulang lagi.
4) Dengan mempelajari sejarah seseorang tidak dapat melepaskan diri pada kenyataan kejadian masa sekarang yang sedang di alami bersama, dan sedikit banyaknya juga manusia yang tidak melepaskan diri dari perspektif menuju masa depan. ( H. Rustam E. Tamburaka, 7, 1999)
5) Untuk memperoleh pengalaman mengenai peristiwa-peristiwa sejarah di masa lalu baik positif maupun pengalaman negatif dijadikan hikmah agar kesalahan-kesalahan yang pernah terjadi tidak terulang kembali.
6) Untuk mengetahui dan dapat mengetahui hukum-hukum sejarah yang berlaku agar kemudian dapat memanfaatkan dan menerapkannya bagi mengatasi persoalan-persoalan hidup saat sekarang dan yang akan datang.
7) Untuk menumbuhkan kedewasaan berpikir, memiliki vision atau cara pandang kedepan yang lebih luas serta bertindak lebih arif dan bijaksan terutama dalam mengambil keputusan

Manfaat secara umum

Adapun manfaat ilmu sejarah secara umum, antara lain :

1) Kegunaan edukatif (memberi pelajaran)

Mempelajari sejarah berarti belajar dari pengalaman yang pernah dilakukan masyarakat, baik pada masa sekarang atau masyarakat sebelumnya. Keberhasilan di masa lampau akan dapat memberi pengalaman pada masa sekarang. Sebaliknya, kesalahan masyarakat di masa lampau akan menjadi pelajaran berharga yang harus diwaspadai di masa kini.

Dengan mempelajari sejarah, orang dapat menemukan hukum yang menguasai kehidupan manusia, bahkan dengan belajar sejarah seseorang dapat berbuat bijaksana untuk menghadapi masa depan atau ingat belajar sejarah akan bijaksana lebih dahulu. Oleh karena itu, belajarlah dari sejarah karena sejarah dapat mengajarkan kita apa yang telah dilakukan sebelumnya.

Keberhasilan Kerajaan Majapahit akan memberi pelajaran bagi masyarakat sekarang untuk bekerja keras, bersatu dalam satu tujuan untuk mencapai masyarakat adil makmur. Sebaliknya, perang saudara menyebabkan kelemahan negara yang akhirnya meruntuhkan Majapahit (ingat Perang Paregreg di Majapahit). Begitu juga apa sebab di Singasari selalu terjadi pergantian tahta tidak lain disebabkan adanya usaha yang tidak saling membangun tetapi saling menjatuhkan (Ken Arok merebut tahta dari Tunggul Ametung, selanjutnya anak Tunggul Ametung membunuh Ken Arok dan sebaliknya, anak Ken Arok membunuh Anusopati dan begitu seterusnya). (Mifathul A`la, 14, 2010)

2) Sejarah berguna memberikan inspirasi (ilham kepada kita)

Belajar sejarah disamping akan diperoleh ide-ide atau konsep-konsep kreatif yang berguna bagi pemecahan masalah masa kini, juga penting untuk memperoleh inspirasi dan semangat bagi mewujudkan identitas sebagai suatu bangsa, semangat nasionalisme maupun dalam upaya menumbuhkan harga diri bangsa. (Mifathul A`la, 14, 2010)

3) Sejarah dapat berguna sebagai rekreatif

Sejarah dapat memberikan kesenangan dan rasa estetis karena penulisan sejarah mampu menarik pembaca berekreasi tanpa beranjak dari tempat. Sehingga seseorang dapat menyaksikan peristiwa-peristiwa yang telah lampau dan jauh terjadinya.

Manusia seolah-olah mengelilingi negeri jauh dan menyaksikan peristiwa yang terjadi pada masa lampau, misalnya, pembangunan Taman Bergantung di Babilonia atau Taj Mahal di Agra India. Semua dapat melihat keindahan dan kehebatan masyarakat pada waktu itu. Maka melalui kegunaan rekreatif ini akan mendorong masyarakat untuk maju dan lebih terbuka, dapat bergaul dengan siapa pun, menyenangi ilmu dan teknologi, disiplin, bekerja keras, menghormati hukum, inovatif, produktif, serta mau bekerja sama untuk mencapai cita-cita bangsa.

Proses rekreasi terhadap berbagai peristiwa di masa lampau memungkinkan orang untuk bercermin diri. Orang yang maju pasti akan lebih dinamis sebab melihat adanya masa depan yang cerah yang didasarkan pada pengalaman masa lalu yang indah dan menarik. (Mifathul A`la, 14, 2010).

 

Sumber : https://pelajaranips.co.id/